Jumat, 19 Juli 2019

Solid Berjangka | Wiranto: Habib Rizieq Langgar Aturan di Saudi, Itu Problem Pribadi

Wiranto: Habib Rizieq Langgar Aturan di Saudi, Itu Problem Pribadi - Solid Berjangka

Solid Berjangka Lampung - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menampik isu bahwa pemerintah sengaja menangkal Habib Rizieq Syihab masuk ke Indonesia. Dia menegaskan Rizieq bermasalah pulang karena melebihi batas waktu tinggal alias overstay di Arab Saudi.

"Polemik mengenai Habib Rizieq, ini juga banyak jadi perbincangan di masyarakat dari sumber-sumber yang bermacam-macam. Tetapi dari hasil rapat tadi, sementara ini yang bersangkutan masih menghadapi problem pribadi dengan tinggalnya di Arab Saudi yang melebihi batas waktu. Overstay. Sehingga ada tuntutan pemerintah di sana pada pribadi yang bersangkutan untuk mempertanggungjawabkan overstay-nya itu," kata Wiranto.

Pernyataan tersebut disampaikan Wiranto dalam jumpa pers seusai rapat koordinasi terbatas (rakortas) tingkat menteri di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). Hadir dalam agenda ini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menkominfo Rudiantara, Kepala BNPT Suhardi Alius, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Wiranto menepis adanya informasi yang menyebut Habib Rizieq ditangkal masuk ke Indonesia. Dia menegaskan tidak ada intervensi pemerintah terhadap masalah yang dihadapi Habib Rizieq di Saudi.

"Kalau ada berita berita yang bersangkutan ditangkal untuk masuk ke Indonesia, tidak ada. Yang bersangkutan direkayasa untuk tidak kembali ke Indonesia, tidak ada," ujarnya.

"Tapi sementara harus menyelesaikan dulu kewajibannya selama tinggal di sana yang dianggap melanggar aturan aturan di Arab Saudi. Jadi itu untuk masalah HRS," sambung Wiranto. - Solid Berjangka

sumber : detik

Baca Juga :


Senin, 15 Juli 2019

Solid Gold | Sejarah Kakbah Diberi Kiswah atau Tirai Hitam

Sejarah Kakbah Diberi Kiswah atau Tirai Hitam - Solid Gold

Solid Gold Lampung - Al Bait Al ‘Atiq, nama lain dari Kakbah yang berarti rumah yang bebas menjadi tempat yang dikunjungi oleh umat Islam dari seluruh penjuru dunia untuk ziarah tahunan yang dikenal sebagai istilah haji. Ini merupakan salah satu ibadah penting umat Islam.

Kakbah bagi umat Islam sangat penting. Oleh karena itu Kakbah diberi tirai hitam yang megah mengingat Kakbah merupakan tempat suci bagi umat Islam. Tirai itu dikenal sebagai kiswah.

Kiswah dibuat dari berbagai tempat sejak Kakbah dibangun. Terlepas dari faktor-faktor sosial dan ekonomi yang mungkin berperan dalam hal ini. Selama ini kiswah dianggap sebagai simbol penghormatan dan ketuhanan di Baitullah. Nama lain dari Kakbah yang berarti Rumah Allah. Semua adalah sebagai bentuk kedekatan dengan Tuhan.

Tirai pertama Kakbah

Dilansir dari situs About Islam, asal-usul tradisi kiswah memiliki dua versi dalam sejarah. Pertama, Nabi Ismail atau salah satu kakek Nabi Muhammad, Adnan, yang pertama kali menutupi Kakbah dengan tirai.

Tradisi menutupi Kakbah adalah tradisi kuno sejak Kakbah digunakan selama berabad-abad sebagai pusat keagamaan yang penting oleh lebih dari satu agama politeisme, yang semuanya kini telah lenyap dengan lahirnya Islam.

Awalnya tirai Kakbah dibawa dari mana-mana dengan berbagai warna dan jenis bahan. Menutupi Kakbah dianggap sebagai suatu kehormatan dan hak istimewa.

Dengan demikian ada banyak persaingan antara keluarga dan kelompok penting untuk menutup kabah dengan tirai. Bahkan Nabi Muhammad jadi penengah di antara mereka.

Suku-suku dari Teluk Arab serta bagian lain dari Timur Tengah bekerjasama untuk memastikan bahwa Kakbah tidak pernah terungkap. Berbagai bahan dari berbagai belahan dunia dibawa untuk menutupinya.

Selama masa Nabi Muhammad, kiswah terbuat dari kain dari Yaman kemudian diganti dan diperbarui dua kali setahun. Sebelum Ramadhan dan kemudian selama haji.

Kemudian selama masa pemerintahan Khalifah, menyediakan kiswah secara resmi dilakukan sebagai bagian dari kewajiban negara atau pemerintah.

Pada saat itu, Mesir yang orang-orangnya terkenal dengan tenunan rumit dan desainnya yang rumit dalam segala jenis bahan. Mesir juga salah satu negara yang bertanggung jawab dalam memasok kiswah.

Selama Kekaisaran Ottoman, sangat hati-hati dalam memilih penyulam dan penenun terbaik di Tinees, sebuah kota di Mesir yang terkenal dengan fasilitas dan keunggulan dalam desain.

Pada masa itu, Kiswah terbuat dari sutra hitam dengan berbagai desain dan bordir yang rumit. Kiswah tetap hitam sejak saat itu dan masih hitam sampai sekarang. Pada hari-hari awal, kiswah tidak pernah dilepas dari Kabah, yang baru hanya menutupi yang lama.

Pada tahun 160 Hijriah, Al-Mahdi Al-Abbasi memerintahkan agar kiswah dibatasi menjadi satu lapisan karena kekhawatiran bahwa lama-kelamaan kain itu akan merusak Kakbah.

Sejak saat itu, kiswah selalu satu lapisan yang diberikan sebagai hadiah yang dibungkus dalam kotak dan dibingkai dengan hati-hati. Ketika Raja Abdul Aziz memasuki Makkah pada 1343 Hijriah, ia menerima tanggung jawab penuh untuk Kabah, termasuk dalam hal menyediakan Kiswah.

Tiga bagian kiswah

Kiswah yang sebenarnya ada di tiga bagian utama: Sitaar (tirai) pintu Kabah, tirai lapisan dalam di dalam Kakbah, dan Hizam (sabuk) Kakbah.

Semua dibuat di Kakbah Kiswah Factory secara eksklusif dan khusus di mana tingkat produksi yang paling akurat dan terampil digunakan baik dalam bahan dari mana Kiswah dibuat atau bordir yang digunakan di atasnya.

Sitaar, tinggi 6,5 meter dan lebar 3,5 meter terbuat dari sutra hitam dengan lapisan sutra hijau tebal. Ayat-ayat dari Alquran tertulis di atasnya dan desain Islam secara jelas disulam di atasnya. Semuanya ditutupi dengan jarum perak yang dilapisi dengan emas.

Tirai yang melapisi bagian dalam Kakbah adalah tenunan tangan. Oleh karena itu, membutuhkan ketelitian dan keterampilan serta kesenian yang asli. Pembuatannya terdiri dari beberapa fase dimulai dengan pewarnaan sutra hijau.

Ayat dan desain digambar dan dicetak pada sutra hijau diikuti dengan pembordiran. Proses yang paling rumit dan terpanjang dalam proses pembuatan kiswah adalah sulaman, yang dijahit dengan warna putih di atas desain yang rumit dan ayat yang dicetak.

Sutra hijau kemudian disebar dan ditutupi di dinding bagian dalam Kakbah dan juga di langit-langitnya. Bagian lapisan dalam ini diganti setiap 3 hingga 5 tahun.

Bagian utama ketiga dari Kiswah adalah hizam atau sabuk Kakbah. Ini adalah karya seni yang sangat indah. Menempatkan dua pertiga jalan antara tanah dan puncak Kakbah, hizam memahkotai Kakbah dengan keindahan dan cahaya keemasan.

Hizam adalah ikat pinggang dari syair dan didesain Islami yang disulam dengan jarum perak tebal berlapis emas. Panjangnya 47 meter dan lebar 95 sentimeter. - Solid Gold

sumber : okezone

Baca Juga :


Jumat, 12 Juli 2019

Solid Berjangka | Teknik Pernapasan Buteyko Sebaiknya Tidak Dilakukan pada Anak

Teknik Pernapasan Buteyko Sebaiknya Tidak Dilakukan pada Anak - Solid Berjangka

Solid Berjangka Lampung - Beberapa waktu belakangan, salah satu hal yang tengah populer adalah penggunaan metode bernapas Buteyko yang diterapkan oleh penyanyi Andien Aisyah. Cara tidur dengan memplester mulut ini dianggap Andien bisa menimbulkan sejumlah manfaat kesehatan. Tak hanya pasa dirinya, cara ini juga diterapkan Andien pada anaknya.

Lalu baikkah teknik ini diterapkan untuk anak-anak? Dokter anak, dr. Caessar Pronocitro M.Sc Sp.A mengatakan teknik pernapasan Buteyko merupakan suatu metode latihan mengatur napas yang ditemukan oleh seorang dokter Ukraina pada sekitar tahun 1950an.

Dokter tersebut mengklaim bahwa metode ini dapat mengatasi gejala penyakit pernapasan, termasuk asma. Namun hingga saat ini belum cukup banyak penelitian yang dapat mendukung teori tersebut.

Ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa teknik pernapasan ini dapat mengurangi frekuensi kebutuhan penggunaan obat saat terjadi serangan asma, namun tidak ada pengaruhnya terhadap fungsi paru-paru.

"Sebagian besar penelitian-penelitian tersebut dilakukan pada subyek dewasa, bukan anak-anak," ujarnya saat dihubungi redaksi Fimela.com.

Dr. Caessar mengatakan metode ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, sehingga secara medis belum menjadi rekomendasi umum. Apabila anak terdiagnosis asma, maka penangan dan terapi medis masih menjadi pilihan yang utama untuk meringankan gejalanya.

"Agar suatu metode dapat diterapkan dan disarankan oleh dokter, maka dibutuhkan bukti yang kuat dari penelitian-penelitian.Saat ini terapi medis merupakan penanganan yang paling utama pada pasien asma, khususnya anak-anak. Karenanya, metode seperti teknik pernapasan Buteyko ini belum direkomendasikan karena bukti ilmiah pada pasien anak belum banyak dan kuat," tuturnya.

Bahkan sampai kini, secara medis belum ada kesepakatan mengenai usia yang tepat untuk diterapkan teknik pernapasan Buteyko karena masih kurangnya penelitian mengenai teknik ini. Oleh karena itu, sebelum menerapkan hal ini, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan ahli terlebih dahulu. - Solid Berjangka

sumber : merdeka

Baca Juga :


Kamis, 11 Juli 2019

PT Solid Gold Berjangka | Pakar Kesehatan Bahas Apakan Benar Teknik Buteyko Breathing Bisa Perbaiki Tidur

Pakar Kesehatan Bahas Apakan Benar Teknik Buteyko Breathing Bisa Perbaiki Tidur - PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Lampung - Saat ini tengah marak dibahas mengenai teknik bernapas menggunakan hidung ketika tidur karena pengalaman yang dibagikan oleh penyanyi Andien Aisyah. Teknik ini disebut Andien bisa menimbulkan sejumlah manfaat kesehatan pada dirinya.

Dokter Andreas Prasadja dari klinik gangguan tidur Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran memberi tanggapan mengenai fenomena Buteyko breathing yang sedang ramai akhir-akhir ini.

Andreas mengatakan bahwa tidak ada salahnya mencoba tren ini yang bertujuan menghentikan kebiasaan tidur mengangak atau mengorok.

"Coba saja. Kalau bangun lebih fresh, pasangan bilang suara ngoroknya hilang, ya syukur," kata Andreas.

Akan tetapi, apabila sudah mencoba tidur dengan mulut diplester bangunnya masih juga tidak segar, siang mudah mengantuk, dan pasangan bilang masih mengorok, itu tandanya harus segera diperiksa.

Lebih lanjut Andreas menjelaskan bahwa tidak semua orang yang mengorok memiliki masalah tidur. Mendengkur kalau kecapaian tidak apa-apa jika terjadi sekali-kali. Yang berbahaya kalau setiap malam mendengkur.

"Orang capek, kurang tidur, tidur jadi dalem, ototnya jadi lebih rileks, akhirnya tidur jadi mendengkur. Contohnya orang yang tidak mendengkur terus minum alkohol jadi mendengkur, itu tidak apa-apa. Sekali-kali kan?," tandasnya. - PT Solid Gold Berjangka

sumber : merdeka

Baca Juga :