Rabu, 18 November 2015

Dollar Singapura Masih Lemah, Meski Berhasil Tekan Balik Rupiah

 
SGB LAMPUNG - Setelah nilai kurs dollar SGD melemah terhadap dollar AS juga terhadap Rupiah perdagangan kemarin, siang ini tampak kurs ini masih melanjutkan pelemahannya namun terhadap Rupiah berhasil menekan balik oleh pelemahan Rupiah terhadap dollar.
Sentimen kontraksinya data ekspor non oil negara Singapura pada bulan  Oktober lalu masih memberatkan pergerakan kurs SGD selain momentum penguatan dollar oleh data ekonomi Amerika yang dirilis malam ini.
Tekanan dollar terhadap Rupiah perdagangan hari ini membuat pair SGDIDR rebound setelah perdagangan sebelumnya sempat retreat. Secara mingguan pekan lalu pair SGDIDR berhasil cetak penguatan.
Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (05:30:11 GMT) bergulir di kisaran 1.4245 setelah diawal perdagangan dibuka pada level 1.4241.  Pada perdagangan  kemarin pair ini menutup harian dengan bullish yang  berakhir di 1.4241.
Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir turun di kisaran 9687,02 setelah perdagangan  sebelumnya ditutup 9653,90 . Berdasarkan transaksi antar bank di Indonesia menurut kurs transaksi BI, hari ini (18/11) harga jual dollar Singapura naik  menjadi 9,706.67  dibandingkan dengan harga jual sebelumnya  di harga   9,690.58.
Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan pair USDSGD berpotensi bullish, dan berdasarkan harga tinggi hari  ini  di 1.4266 dan posisi rendah  di 1.4235  pair ini  berpotensi menguat kembali.
http://vibiznews.com/2015/11/18/dollar-singapura-masih-lemah-meski-berhasil-tekan-balik-rupiah/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar